Halaman

Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi ?

Prabowo Subianto dan Partai Gerindra

Mengajak Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Menjadi Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum 2014

Selengkapnya


Lebih dekat dengan Prabowo Subianto

Kamis, 05 September 2013

Saatnya Koreksi Sistem Perekonomian Bangsa.




Menyikapi perkembangan ekonomi terkini, Pak Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya mengenai perekonomian nasional. Setelah lebih dari 10 tahun beliau berkeliling ke pelosok negeri dan dalam berbagai kesempatan beliau juga menyatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia yang sekarang tidak dapat membawa kesejahteraan dan kemaslahatan bagi rakyat banyak. Bahwa saat ini dapat sahabat rasakan, sebagian besar rakyat ingin ekonomi kerakyatan. Pesan-pesan kita sudah tersampaikan dan meresap di semua golongan masyarakat.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam keadaan sulit seperti saat ini, kader Gerindra harus mampu terjun dan beraksi nyata ke masyarakat memberikan pelayanan untuk meringankan beban. Misalkan, keberadaan 270 unit ambulans Gerindra dan relawan KESIRA kita harus semakin gencar kita sosialisasikan agar rakyat yang membutuhkan dapat memanfaatkan.

Mari kita sadarkan seluruh warga negara, kita harus berkaca kepada diri kita sendiri. Jangan kita menyalahkan, membenci atau menghardik orang lain dalam berkampanye maupun atas kondisi yang kita alami sekarang. Kondisi yang kita alami sekarang adalah kesalahan kita semua. Justru kita harus mawas diri dan instrospeksi. Kita harus berani melihat kelemahan kita, penyakit-penyakit yang ada di badan kita, baru kita bisa kuat, baru kita bisa bangkit.

"Saya percaya, pemimpin yang benar di Indonesia, adalah pemimpin yang berani mengatakan secara jujur kepada rakyatnya: “Hai rakyatku, ini adalah keadaan kita”. Pemimpin yang selalu memberikan kata-kata manis atau dengan menghardik dan menyalahkan orang lain, dengan harapan rakyat terbuai bukanlah pemimpin yang benar."
Salam #IndonesiaRaya (Prabowo Subianto)

0 komentar:

Posting Komentar

Lebih dekat dengan Prabowo Subianto