Mengajak Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Menjadi Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum 2014
Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi ?
Lebih dekat dengan Prabowo Subianto
Kamis, 19 September 2013
Rencana Pembelian Lahan Peternakan Sapi di Australia Salah Besar
01.52
No comments
Anggota Dewan Pakar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prof. Dr.
Muhajir Utomo mengatakan bahwa rencana pemerintah melalui BUMN untuk
membeli 1 juta hektar lahan di Australia sebaiknya dibatalkan saja.
Menurutnya rencana Pemerintah untuk membeli lahan di Australia untuk
pembiakkan bibit sapi dapat menimbulkan ketergantungan Indonesia akan
sapi bakalan Australia dan memupus peluang Indonesia untuk mengembangkan
teknologi rekayasa genetika sapi. Beliau juga khawatir ini merupakan
akal-akalan Australia dan pengusaha kita saja.
Prof. Muhajir
juga menambahkan, tidak benar padang rumput secara inherent Australia
lebih tinggi nutrisinya dibanding padang rumput di Indonesia. Ekosistem
Indonesia timur (NTT), misalnya mirip Australia Utara yang beriklim
tropis. Untuk memperoleh padang rumput kaya nutrisi dapat dilakukan
pemupukan, begitu pula dengan yang dilakukan Australia. Lebih baik kita
maksimalkan padang rumput yang kita miliki untuk pengembangan ternak.
Pengembangan lahan ternak jauh lebih baik jika dikembangkan di negara
kita sendiri, dana yang besar untuk pembelian lahan di Australia lebih
baik digunakan untuk pengembangan ternak sapi hulu dan hilir di lahan
yang kita miliki.
(Foto: nasional.kompas.com)
Anggota Dewan Pakar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prof. Dr. Muhajir Utomo mengatakan bahwa rencana pemerintah melalui BUMN untuk membeli 1 juta hektar lahan di Australia sebaiknya dibatalkan saja. Menurutnya rencana Pemerintah untuk membeli lahan di Australia untuk pembiakkan bibit sapi dapat menimbulkan ketergantungan Indonesia akan sapi bakalan Australia dan memupus peluang Indonesia untuk mengembangkan teknologi rekayasa genetika sapi. Beliau juga khawatir ini merupakan akal-akalan Australia dan pengusaha kita saja.
Prof. Muhajir juga menambahkan, tidak benar padang rumput secara inherent Australia lebih tinggi nutrisinya dibanding padang rumput di Indonesia. Ekosistem Indonesia timur (NTT), misalnya mirip Australia Utara yang beriklim tropis. Untuk memperoleh padang rumput kaya nutrisi dapat dilakukan pemupukan, begitu pula dengan yang dilakukan Australia. Lebih baik kita maksimalkan padang rumput yang kita miliki untuk pengembangan ternak. Pengembangan lahan ternak jauh lebih baik jika dikembangkan di negara kita sendiri, dana yang besar untuk pembelian lahan di Australia lebih baik digunakan untuk pengembangan ternak sapi hulu dan hilir di lahan yang kita miliki.
(Foto: nasional.kompas.com)

0 komentar:
Posting Komentar