Halaman

Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi ?

Prabowo Subianto dan Partai Gerindra

Mengajak Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Menjadi Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum 2014

Selengkapnya


Lebih dekat dengan Prabowo Subianto

Kamis, 05 September 2013

Rupiah Menurun, Tempe dan Tahu Langka?




Kelangkaan kedelai yang disebabkan oleh berkurangnya impor akibat dari merosotnya nilai mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika kini terulang kembali, hal ini memukul ribuan produsen tahu dan tempe di Indonesia. Dengan harga kedelai yang saat ini sebesar Rp 9.000/kg para produsen tahu dan tempe akan kesulitan dalam hal produksi karena jelas harga kedele yang tinggi tidak akan menguntungkan usaha mereka.

Situasi seperti ini terus berulang selama puluhan tahun tanpa adanya kemauan politik yang tegas dari pemerintah untuk mengatasinya. Seharusnya pemerintah memahami bahwa memang kedelai bukan tanaman tropis sehingga ketergantungan terhadap impor sangat tinggi. Selain menerapkan kebijakan impor kedelai, yang notabene hanya menguntungkan para pemburu rente di negeri ini, pemerintah seharusnya juga melakukan upaya peningkatan produktivitas tanaman kedelai lokal melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai.
(Johannes Verhelst)

0 komentar:

Posting Komentar

Lebih dekat dengan Prabowo Subianto