Mengajak Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Menjadi Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum 2014
Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi ?
Lebih dekat dengan Prabowo Subianto
Jumat, 06 September 2013
KOLOM
07.02
1 comment
Foto: Tri Susilo Di kalangan kader dan simpatisan Partai Gerindra Ir. Sadar Subagyo (54) dikenal sebagai salah satu sosok yang menguasai fakta dan data. Terlebih menyangkut masalah ekonomi, keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Sebagai anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Sadar memang sudah semestinya setiap
Indonesia menghadapi empat tantangan berat, yaitu menyusutnya cadangan minyak bumi, gas alam, dan batubara; ledakan penduduk; pemerintahan yang lemah, tidak efisien, dan korupsi yang meluas, serta ketimpangan struktural yang menimbulkan ketidakadilan. Oleh: Budi Sucahyo Kursi yang tersedia di tempat berlangsung ceramah umum Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hotel Mandarin Marina, Singapura, sudah
Berawal dari kesulitan mencari pakaian dalam yang cocok untuk dirinya sendiri, Fenny mencoba menjahit bra untuk dirinya sendiri. Sejak itu dia fokus menjadi pengusaha pakaian dalam wanita (bra/BH) Oleh: Agustaman Payudara merupakan salah satu sisi yang menjadikan seorang perempuan tampak lebih cantik dan tampil percaya diri. Namun, pemeliharaan payudara seringkali terabaikan karena keterbatasan waktu senggang
Sudah sejak 2002 Abdul Madjid Gangga menjadi satu-satunya perajin genta nada dengan berbagai ukuran dan suara etnis musik tradisional Indonesia Oleh: Agustaman Pernah melihat atau bahkan membeli genta nada yang biasanya dijual di toko-toko cinderamata? Genta nada atau wind chime — ada yang menyebutnya lonceng angin, ada pula yang mengartikannya musik angin — merupakan produk
Ilustrasi: Yong W Pati Oleh: Hasby Muhammad Zamri TERBENTANGNYA neoliberalisme tak bisa dilepaskan dari neokolonialisme. Mengingat benteng ekonomi neolib awalnya dibangun oleh Amerika Serikat dan Inggris yang memenangkan PD II. Resep neoliberalisme menjadi terkenal setelah John Williamson memperkenalkan 10 rumusan kebijakan yang disebut Washington Consensus, yang merupakan kesamaan pandangan lembaga-lembaga yang bermarkas di Washington DC
Ilustrasi: Yong W Pati Oleh : AMRAN NASUTION Presiden SBY membantah langsung pernyataan Antasari Azhar tentang dana talangan Bank Century. Siapa yang benar: Antasari atau SBY? ISU Bank Century belakangan kembali menghangat setelah Rabu, 15 Agustus lalu, Presiden SBY buka suara. Dengan terus terang Presiden SBY membantah pernyataan bekas Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Antasari
Foto: Alfian Kartim Oleh: Budi Sucahyo KETUA Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto optimistis pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo – Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi – Basuki) menang melawan pasangan Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli (Foke – Nara) dalam putaran kedua Pilkada DKI pada 20 September 2012. Keyakinan itu disampaikan
Oleh: FADLI ZON KAPITALISME selalu inheren dengan krisis. Depresi besar 1929 dan krisis 2008 adalah dua contoh kegagalan kapitalisme membawa tatanan ekonomi dunia yang lebih adil dan makmur. Bagaimana ekonomi kerakyatan? Gagasan ekonomi kerakyatan lahir dari buah pemikiran Mohammad Hatta. Hatta menilai sistem kapitalisme berpijak atas dasar perjuangan yang kuat bertambah kuat, yang lemah menjadi
SUKSESI RAKYAT Sejarah suksesi kekuasaan di Indonesia, semuanya nyaris berlangsung keras. Menyatakan ”Berlangsung keras”, rasanya lebih aman, untuk menghindari pembahasan ketatanegaraan yang berkepanjangan. Satu-satunya suksesi yang berlangsung tenang adalah pada masa pergantian Presiden dari Megawati Soekarnoputri kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2004, dan itulah pertama kalinya suksesi di Indonesia dilakukan melalui mekanisme “coblos” Presiden secara langsung. Pada masa
Oleh : AMRAN NASUTION Demi Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng, tokoh PDIP dijadikan tersangka dan Bupati Buol pun ditangkap Izederik Emir Muis, politisi PDIP bertubuh bongsor asal Samarinda, Kalimantan Timur itu, hari ini, Jumat, 27 Juli 2012, harus mendatangi kantor KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Andalan Partai Banteng itu untuk masalah-masalah keuangan di badan


Dwi Narso [https://plus.googleapis.com/wm/4/+DwiNarso/posts/ef16Lcvx4vg]
BalasHapus